Cinta Pemain Bintang Denver Tetap Pacuan Kuda; Kuda Favoritnya "Demon Dell'Est" Meraih Kemenangan, Nikola Jokić Tak Kuasa Menahan Emosi di Garis Finis
Nikola Jokić, bintang utama Denver Nuggets, kembali meraih trofi juara, namun kali ini bukan di kancah NBA, melainkan di arena pacuan kuda yang sangat dicintainya.
Menurut laporan dari media Serbia 《Arena Sport TV》, kuda kesayangan Nikola Jokić, Demon Dell'Est, berhasil meraih juara dalam Dužijanac, sebuah balap kereta kuda terkenal yang diselenggarakan di Subotica, Serbia, pada tanggal 27 waktu setempat。Saat kuda kesayangannya melintasi garis finis lebih dulu, Nikola Jokić yang biasanya tenang dan kalem, tak dapat menahan luapan emosinya。Ia menangis terharu di tempat, dan momen mengharukan ini dengan cepat menyebar luas di media sosial.

Bola Basket Hanyalah Profesi, Pacuan Kuda Adalah Hasrat Sejati Nikola Jokić
Bagi siapa pun yang mengenal Nikola Jokić, sudah tahu bahwa pacuan kuda selalu menjadi minat terpenting dalam hidupnya, bahkan lebih dulu daripada bola basket.
Nikola Jokić memiliki tim pacuan kuda sendiri, Dream Catcher, di kampung halamannya Sombor, Serbia。Ia pernah mengungkapkan bahwa di masa kecilnya, ia sempat meninggalkan bola basket selama setengah tahun demi pacuan kuda, bahkan dengan serius mempertimbangkan untuk menjadikan pacuan kuda sebagai karier hidupnya, alih-alih terjun ke bola basket profesional.
Pada akhirnya, bola basket mengubah hidupnya dan menjadikannya superstar NBA; kini, ia mewujudkan impian lain, yaitu membentuk tim pacuan kuda sendiri dan terus terlibat dalam olahraga favoritnya ini.
Setiap Kali Kuda Favoritnya Menang, "The Joker" Selalu Meledak Emosinya
Nikola Jokić, yang biasanya dikenal dengan citra tenang dan rendah hati, berubah drastis setiap kali berada di arena pacuan kuda.
Setiap kali kudanya menang, ia selalu meluapkan emosinya tanpa malu-malu, bersemangat dan bahkan menangis。Kemenangan Demon Dell'Est kali ini sekali lagi menunjukkan betapa dalam cintanya pada pacuan kuda kepada para penggemar.
Nikola Jokić juga pernah mengungkapkan di masa lalu bahwa ia masih sering memeriksa ponselnya sebelum pertandingan NBA untuk mengikuti perkembangan terbaru pacuan kuda, menunjukkan bahwa minat ini telah menyatu dalam kehidupan sehari-harinya.
Telah Sukses Besar di NBA, Namun Tidak Melupakan Mengejar Impian Lain
Nikola Jokić, yang kini berusia 31 tahun, telah bermain untuk Nuggets selama 11 musim, dan menjadi sosok inti yang tak tergantikan bagi tim.
Di musim 2025-26, ia masih mempertahankan performa level MVP, dengan rata-rata 27,7 poin, 12,9 rebound, dan 10,7 assist per pertandingan di musim reguler, serta persentase tembakan mencapai 56,9%, sekali lagi mencatatkan rata-rata "triple-double" per pertandingan.
Ia pernah memimpin Nuggets mengalahkan Miami Heat pada tahun 2023, merebut gelar juara NBA pertama dalam sejarah tim, dan dinobatkan sebagai MVP Final berkat statistiknya yang komprehensif dengan rata-rata 30,2 poin, 14,0 rebound, dan 7,2 assist di Final.
Namun, meskipun telah menorehkan banyak prestasi di lapangan basket, Nikola Jokić tidak pernah melupakan tujuan awalnya。Baginya, pacuan kuda bukan hanya sekadar hobi, melainkan kelanjutan dari impian masa kecilnya.
Kini, dengan kembali menjuarai balapan tingkat tertinggi di Serbia, Demon Dell'Est, Nikola Jokić juga meraih "gelar juara" lain yang sangat berarti, dan terus menggunakan pengaruhnya untuk menarik lebih banyak perhatian pada olahraga pacuan kuda di Serbia.
Nikola Jokić, bintang utama Denver Nuggets, kembali meraih trofi juara, namun kali ini bukan di kancah NBA, melainkan di arena pacuan kuda yang sangat dicintainya.
Menurut laporan dari media Serbia 《Arena Sport TV》, kuda kesayangan Nikola Jokić, Demon Dell'Est, berhasil meraih juara dalam Dužijanac, sebuah balap kereta kuda terkenal yang diselenggarakan di Subotica, Serbia, pada tanggal 27 waktu setempat。Saat kuda kesayangannya melintasi garis finis lebih dulu, Nikola Jokić yang biasanya tenang dan kalem, tak dapat menahan luapan emosinya。Ia menangis terharu di tempat, dan momen mengharukan ini dengan cepat menyebar luas di media sosial.
Bola Basket Hanyalah Profesi, Pacuan Kuda Adalah Hasrat Sejati Nikola Jokić
Bagi siapa pun yang mengenal Nikola Jokić, sudah tahu bahwa pacuan kuda selalu menjadi minat terpenting dalam hidupnya, bahkan lebih dulu daripada bola basket.
Nikola Jokić memiliki tim pacuan kuda sendiri, Dream Catcher, di kampung halamannya Sombor, Serbia。Ia pernah mengungkapkan bahwa di masa kecilnya, ia sempat meninggalkan bola basket selama setengah tahun demi pacuan kuda, bahkan dengan serius mempertimbangkan untuk menjadikan pacuan kuda sebagai karier hidupnya, alih-alih terjun ke bola basket profesional.
Pada akhirnya, bola basket mengubah hidupnya dan menjadikannya superstar NBA; kini, ia mewujudkan impian lain, yaitu membentuk tim pacuan kuda sendiri dan terus terlibat dalam olahraga favoritnya ini.
Setiap Kali Kuda Favoritnya Menang, "The Joker" Selalu Meledak Emosinya
Nikola Jokić, yang biasanya dikenal dengan citra tenang dan rendah hati, berubah drastis setiap kali berada di arena pacuan kuda.
Setiap kali kudanya menang, ia selalu meluapkan emosinya tanpa malu-malu, bersemangat dan bahkan menangis。Kemenangan Demon Dell'Est kali ini sekali lagi menunjukkan betapa dalam cintanya pada pacuan kuda kepada para penggemar.
Nikola Jokić juga pernah mengungkapkan di masa lalu bahwa ia masih sering memeriksa ponselnya sebelum pertandingan NBA untuk mengikuti perkembangan terbaru pacuan kuda, menunjukkan bahwa minat ini telah menyatu dalam kehidupan sehari-harinya.
Telah Sukses Besar di NBA, Namun Tidak Melupakan Mengejar Impian Lain
Nikola Jokić, yang kini berusia 31 tahun, telah bermain untuk Nuggets selama 11 musim, dan menjadi sosok inti yang tak tergantikan bagi tim.
Di musim 2025-26, ia masih mempertahankan performa level MVP, dengan rata-rata 27,7 poin, 12,9 rebound, dan 10,7 assist per pertandingan di musim reguler, serta persentase tembakan mencapai 56,9%, sekali lagi mencatatkan rata-rata "triple-double" per pertandingan.
Ia pernah memimpin Nuggets mengalahkan Miami Heat pada tahun 2023, merebut gelar juara NBA pertama dalam sejarah tim, dan dinobatkan sebagai MVP Final berkat statistiknya yang komprehensif dengan rata-rata 30,2 poin, 14,0 rebound, dan 7,2 assist di Final.
Namun, meskipun telah menorehkan banyak prestasi di lapangan basket, Nikola Jokić tidak pernah melupakan tujuan awalnya。Baginya, pacuan kuda bukan hanya sekadar hobi, melainkan kelanjutan dari impian masa kecilnya.
Kini, dengan kembali menjuarai balapan tingkat tertinggi di Serbia, Demon Dell'Est, Nikola Jokić juga meraih "gelar juara" lain yang sangat berarti, dan terus menggunakan pengaruhnya untuk menarik lebih banyak perhatian pada olahraga pacuan kuda di Serbia.