Mantan anggota tim juara Lakers, Mychal Thompson, baru-baru ini menyerang balik para penggemar Lakers yang marah atas keputusan LeBron James untuk pindah ke Philadelphia 76ers, dalam sebuah acara di ESPN LA。Ia mengatakan dengan gamblang: “Jika ada penggemar Lakers yang tersinggung atau terganggu oleh keputusan LeBron, mereka semua munafik dan bodoh。Pikirkan, kita semua pernah membuat keputusan bisnis untuk meningkatkan diri dan membuat keluarga kita hidup lebih baik dengan pindah ke pekerjaan yang lebih menguntungkan。Yang dilakukan LeBron tidak lebih dari itu。Ia yakin dengan membentuk 'Big Four' mewah bersama Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan Jaylen Brown, ia bisa meraih cincin juara kelimanya。Kita semua pernah berganti pekerjaan, kita semua pernah pindah karena merasa lingkungan baru lebih baik untuk diri sendiri atau keluarga。Para atlet ini juga sama, mereka hanya memutuskan untuk bekerja di tempat yang lebih menguntungkan bagi mereka dan keluarga mereka。Para penggemar Lakers yang mencemoohnya, saya berani bilang mereka juga pernah melakukan hal yang sama dalam karier mereka。Mereka mencemooh LeBron karena ia memilih untuk bekerja di tempat lain? Mereka munafik。99% orang pernah membuat keputusan seperti itu, janganlah kita terlalu mudah tersinggung dan sensitif.”

Pernyataan Thompson ini dilatarbelakangi oleh keputusan mengejutkan LeBron James di pasar bebas: bergabung dengan 76ers dengan kontrak minimum, mengakhiri delapan tahun kariernya di Lakers。Dari sudut pandang LeBron, pilihan ini tidak sulit dimengerti。Menurut laporan, Lakers tidak pernah serius mendorong perpanjangan kontrak dengan LeBron, bahkan tidak mengatur pertemuan resmi atau virtual。Sumber menyebutkan bahwa manajemen Lakers lebih fokus untuk mempertahankan Austin Reaves dan berencana membangun ulang tim di sekitar Luka Doncic serta inti pemain muda, daripada terus berpusat pada LeBron。Sejak kepergian LeBron, skuad Lakers mengalami perombakan besar, dengan sembilan pemain baru didatangkan di luar musim, menandai era baru bagi tim。Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa Lakers sudah siap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada LeBron.
Pembelaan Thompson menjadi lebih meyakinkan: atlet profesional, seperti orang biasa, berhak memilih lingkungan yang paling memungkinkan mereka meraih kesuksesan。Selama delapan musimnya di Lakers, LeBron membawa tim meraih gelar juara ke-17 mereka pada tahun 2020 dan membantu tim kembali menjadi kompetitif setelah enam tahun masa sulit。Sangat sedikit pemain yang bisa berkontribusi sebanyak itu untuk sebuah tim dalam waktu sesingkat itu。Kini, kedua belah pihak akan menghadapi tekanan besar。Di masa lalu, LeBron selalu menjadi fokus kritik ketika Lakers gagal; setiap musim yang mengecewakan, setiap manuver, dan kekalahan playoff selalu ditudingkan padanya。Sekarang payung pelindung itu telah hilang, sorotan akan sepenuhnya tertuju pada Luka Doncic, Austin Reaves, dan manajemen。Semuanya akan diperiksa secara detail, dan penggemar Lakers sebaiknya bersiap.
Sementara itu, LeBron menghadapi babak terakhir kariernya di 76ers, bermain bersama Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan Jaylen Brown。Jika ia berhasil membawa 76ers meraih gelar juara kelimanya, ini akan memicu pertanyaan tentang apakah keputusan Lakers untuk melepasnya itu benar; sebaliknya, jika Lakers berhasil juara setelah kepergiannya, arah baru tim akan terbukti。Apa pun hasilnya, pandangan Thompson tidak diragukan lagi benar: LeBron James berhak membuat keputusan terbaik untuk kariernya sendiri, dan penggemar Lakers tidak seharusnya menyalahkannya karena melakukan hal yang akan dilakukan setiap orang (termasuk mereka sendiri) dalam karier mereka.
Sumber: https://fadeawayworld.net/nba/los-angeles-lakers/mychal-thompson-blasts-lakers-fans-as-idiots-after-lebron-james-decision
Pernyataan Thompson ini dilatarbelakangi oleh keputusan mengejutkan LeBron James di pasar bebas: bergabung dengan 76ers dengan kontrak minimum, mengakhiri delapan tahun kariernya di Lakers。Dari sudut pandang LeBron, pilihan ini tidak sulit dimengerti。Menurut laporan, Lakers tidak pernah serius mendorong perpanjangan kontrak dengan LeBron, bahkan tidak mengatur pertemuan resmi atau virtual。Sumber menyebutkan bahwa manajemen Lakers lebih fokus untuk mempertahankan Austin Reaves dan berencana membangun ulang tim di sekitar Luka Doncic serta inti pemain muda, daripada terus berpusat pada LeBron。Sejak kepergian LeBron, skuad Lakers mengalami perombakan besar, dengan sembilan pemain baru didatangkan di luar musim, menandai era baru bagi tim。Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa Lakers sudah siap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada LeBron.
Pembelaan Thompson menjadi lebih meyakinkan: atlet profesional, seperti orang biasa, berhak memilih lingkungan yang paling memungkinkan mereka meraih kesuksesan。Selama delapan musimnya di Lakers, LeBron membawa tim meraih gelar juara ke-17 mereka pada tahun 2020 dan membantu tim kembali menjadi kompetitif setelah enam tahun masa sulit。Sangat sedikit pemain yang bisa berkontribusi sebanyak itu untuk sebuah tim dalam waktu sesingkat itu。Kini, kedua belah pihak akan menghadapi tekanan besar。Di masa lalu, LeBron selalu menjadi fokus kritik ketika Lakers gagal; setiap musim yang mengecewakan, setiap manuver, dan kekalahan playoff selalu ditudingkan padanya。Sekarang payung pelindung itu telah hilang, sorotan akan sepenuhnya tertuju pada Luka Doncic, Austin Reaves, dan manajemen。Semuanya akan diperiksa secara detail, dan penggemar Lakers sebaiknya bersiap.
Sementara itu, LeBron menghadapi babak terakhir kariernya di 76ers, bermain bersama Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan Jaylen Brown。Jika ia berhasil membawa 76ers meraih gelar juara kelimanya, ini akan memicu pertanyaan tentang apakah keputusan Lakers untuk melepasnya itu benar; sebaliknya, jika Lakers berhasil juara setelah kepergiannya, arah baru tim akan terbukti。Apa pun hasilnya, pandangan Thompson tidak diragukan lagi benar: LeBron James berhak membuat keputusan terbaik untuk kariernya sendiri, dan penggemar Lakers tidak seharusnya menyalahkannya karena melakukan hal yang akan dilakukan setiap orang (termasuk mereka sendiri) dalam karier mereka.
Sumber: https://fadeawayworld.net/nba/los-angeles-lakers/mychal-thompson-blasts-lakers-fans-as-idiots-after-lebron-james-decision