Kontrak Curry Menjadi Tekanan Terbesar Warriors? Media AS Ungkap 'Ancaman Free Agency' Bisa Paksa Tim Berani Bertaruh untuk Gelar

2026-07-27
Setelah LeBron James, Jaylen Brown, dan Giannis Antetokounmpo meleset dari genggaman, Stephen Curry mungkin akan memanfaatkan status *free agent* di masa depan untuk menuntut Warriors segera memperkuat tim demi mengejar gelar juara.

Hubungan antara Golden State Warriors dan Stephen Curry mungkin sedang mencapai titik balik krusial.

Bintang legendaris berusia 38 tahun ini akan memasuki tahun terakhir kontraknya, dengan gaji 62,5 juta dolar AS untuk musim 2026-27。Jika kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak, ini bisa menjadi tahun terakhir Curry di San Francisco.

Dengan Warriors yang terus-menerus kehilangan sejumlah talenta top di *offseason* ini, media AS menganalisis bahwa Curry mungkin akan memanfaatkan potensi status *free agent* sebagai daya tawar, memaksa manajemen tim untuk mengadopsi strategi "merebut gelar juara sekarang juga" yang lebih agresif.

Marcus Thompson, seorang reporter dari *The Athletic*, menyatakan dalam analisisnya bahwa Curry sangat haus akan kemenangan dan berharap Warriors dapat membangun *roster* yang benar-benar memiliki peluang untuk melaju jauh.

"Dia ingin menang。Dia ingin Warriors membangun skuad terbaik yang memberinya kesempatan nyata untuk melaju jauh di *playoff*。Semakin lama perpanjangan kontrak tertunda, semakin besar kemungkinan Curry akan memanfaatkan potensi *free agency* untuk mendorong Warriors menuju arah tersebut."

Warriors Terus Meleset dari Target Penguatan, Kesabaran Curry Mungkin Diuji

Warriors di *offseason* ini sempat dianggap memiliki peluang untuk mengejar beberapa *superstar*, tetapi pada akhirnya gagal.

Termasuk LeBron James yang bergabung dengan Philadelphia 76ers, serta kepindahan Jaylen Brown, Giannis Antetokounmpo, dan bintang lainnya, Warriors tidak berhasil masuk dalam persaingan.

Thompson juga menunjukkan bahwa Curry mungkin sudah lelah dengan strategi jangka panjang tim yang menunggu pemain bintang bergabung.

"Saya pikir dia mungkin sudah bosan terus mengejar bintang," kata Thompson.

Sebelumnya, ada kabar bahwa Curry bersedia menandatangani perpanjangan kontrak 2 tahun senilai 136 juta dolar AS, tetapi saat ini situasinya tidak sesederhana itu.

Ketika ditanya apakah tim membutuhkan dukungan *roster* lebih lanjut, Curry mengakui bahwa ia terbuka terhadap arah penguatan.

"Tentu saja, saya berharap tim dapat mengajukan segala cara kreatif untuk membangun *roster* terbaik。Kami memang telah mendiskusikan hal-hal ini, tetapi ketika pemain inti mengalami cedera, situasinya selalu berubah."

Warriors Menghadapi Dilema: Mempertahankan Masa Depan, atau Bertaruh untuk Puncak Terakhir Curry?
loading

Saat ini, manajemen Warriors tampaknya sudah mulai memikirkan era pasca-Curry, berharap untuk mempertahankan aset *draft* dan fleksibilitas di masa depan, daripada melakukan transaksi berisiko tinggi untuk meraih gelar juara jangka pendek.

Namun, hal ini mungkin bertentangan dengan tujuan Curry saat ini.

Laporan tersebut menyatakan bahwa sekitar 70 juta dolar AS dari *salary cap* Warriors saat ini ditempati oleh Jimmy Butler dan Moses Moody, dan keduanya mungkin absen sepanjang musim 2026-27 karena cedera。Dalam situasi ini, jika tim masih ingin mempertahankan daya saing untuk gelar juara, akan sulit untuk menghindari *trade* aset *draft* untuk mendapatkan pemain siap pakai.

Selain itu, Warriors juga diperkirakan perlu menginvestasikan sekitar 25 juta dolar AS untuk memperpanjang kontrak Draymond Green, yang semakin menambah tekanan *salary cap* tim.

Oleh karena itu, publik mulai mempertanyakan apakah manajemen Warriors dan Curry telah memiliki perbedaan pandangan mengenai arah masa depan.

Curry Masih Menjadi Kekuatan Top, Warriors Tidak Boleh Kehilangannya Begitu Saja
Meskipun telah berusia 38 tahun, Curry musim lalu masih menunjukkan level *superstar*.

Pada musim 2025-26, ia rata-rata mencetak 26,6 poin, 4,7 *assist*, dan 3,6 *rebound*, dengan *shooting percentage* 46,8% dan *three-point percentage* mencapai 39,3%.

Oleh karena itu, meskipun Warriors di masa depan mempertimbangkan untuk melakukan *trade* Curry, mereka harus terlebih dahulu meyakinkannya bahwa tim masih memiliki kemampuan untuk meraih gelar juara, daripada membiarkan ia menyia-nyiakan tahun-tahun emas terakhir dalam karier profesionalnya.

Media AS percaya bahwa senjata terbesar yang mungkin dimiliki Curry saat ini adalah status *free agent* yang akan datang.

Jika Warriors ingin menghindari kehilangan *superstar* terhebat dalam sejarah tim, manajemen mungkin harus mempertimbangkan kembali arah: apakah akan terus menunggu masa depan, atau memanfaatkan puncak terakhir Curry dan sepenuhnya membangun *roster* juara.

Jika tidak ada perubahan signifikan pada *roster* dan kedua belah pihak tidak dapat mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak, musim 2026-27 mungkin benar-benar akan menjadi tahun terakhir Stephen Curry mengenakan seragam biru keemasan Warriors.

https://fadeawayworld.net/nba/golden-state-warriors/stephen-curry-may-leverage-free-agency-threat-to-force-warriors-into-making-win-now-moves