Peyton Watson, *free agent terbatas*, masih belum menemukan tim baru。Media AS menyarankan Hornets untuk mengambil kesempatan ini dan merekrut bintang muda dengan potensi ofensif dan defensif dengan biaya rendah.
Dengan pengumuman LeBron James bergabung dengan Philadelphia 76ers, transaksi besar di pasar *free agent* NBA musim panas ini untuk sementara berakhir。Namun, masih ada beberapa *restricted free agent* yang menjanjikan yang belum menemukan tim baru。Di antara mereka, *forward* Denver Nuggets berusia 23 tahun, Peyton Watson, dianggap sebagai kandidat menarik bagi tim-tim yang mencari "pemain murah berbakat".
Analisis dari *Hornets on SI* menunjukkan bahwa Charlotte Hornets harus secara aktif mengejar Watson, bahkan mempertimbangkan *sign-and-trade* untuk menyelesaikan transaksi, demi memperkuat kekuatan *wing* tim.
Media AS Sarankan Hornets Bertindak, Nuggets Juga Berpeluang Untung Dua Kali
Jurnalis NBA Sam Vecenie baru-baru ini menyarankan dalam acaranya *Game Theory Podcast* bahwa Hornets dapat mengajukan proposal *sign-and-trade* kepada Nuggets.
Ia menyarankan Hornets untuk mengirim Liam McNeeley, Tre Mann, serta *hak draft* putaran pertama dan beberapa *hak draft* putaran kedua di masa depan, sebagai ganti Watson.
Bagi Nuggets, langkah ini tidak hanya akan menambah pemain muda dan aset *draft*, tetapi juga membantu menghindari batas *second apron* pajak barang mewah NBA, mempertahankan fleksibilitas *salary cap* yang lebih besar, dan lebih mudah menyamai tawaran Spencer Jones.
Adapun Hornets, mereka dapat memanfaatkan status Watson sebagai *restricted free agent* untuk mengamankan *forward* muda dengan potensi pertumbuhan tinggi dengan harga kontrak yang relatif wajar.
Watson (23) Raih Terobosan Karier
Musim lalu, Watson menunjukkan performa terbaik dalam kariernya, dengan rata-rata 14,6 poin, 4,9 *rebound*, dan 2,1 *assist*, dengan *shooting percentage* 49%, *three-point percentage* 41%, dan *free-throw percentage* 73%.
Laporan tersebut menyatakan bahwa jika *shooting* jarak jauhnya dapat terus mempertahankan standar tinggi, ia berpotensi tumbuh menjadi pemain *forward* serba bisa yang unggul dalam ofensif dan defensif.
Di sisi pertahanan, Watson yang memiliki tinggi 6 kaki 8 inci dan *wingspan* yang luar biasa, meskipun bukan pemain bertahan *lockdown* yang khusus menjaga *guard*, memiliki mobilitas yang sangat baik, pandai dalam *help defense*, *steal*, dan *block*。Ia adalah pemain bertahan yang sangat disruptif.
Selain itu, dari akhir tahun lalu hingga cedera pada Februari tahun ini, Nuggets juga mulai meningkatkan porsi serangan Watson dengan bola, membiarkannya mencoba menciptakan peluang mencetak angka sendiri。Meskipun ia belum menjadi pemain *isolasi* yang matang, dengan *footwork* yang lincah dan kemampuan *driving* yang baik, ia telah menunjukkan bakat ofensif yang menjanjikan.
Perlu dicatat bahwa sebagian besar tembakan Watson musim lalu terkonsentrasi dalam jarak 14 kaki dari ring, dan inilah area mencetak angka yang relatif kurang dimiliki oleh susunan pemain Hornets saat ini.
Hornets Punya Ruang *Salary Cap* untuk Beroperasi
Analisis menunjukkan bahwa jika Watson mencari kontrak baru sekitar 20 hingga 25 juta dolar AS per tahun, Hornets masih dapat menggunakan *trade exception* yang dihasilkan dari perdagangan LaMelo Ball sebelumnya untuk menyerap kontrak tersebut, bahkan mempertahankan sebagian *salary cap* untuk merekrut *point guard* veteran sebelum akhir *offseason*.
Namun, investasi ini masih memiliki risiko.
Watson baru benar-benar menunjukkan performa terbaik dalam kariernya selama satu musim, dan sampelnya masih belum banyak。Tidak menutup kemungkinan performa di masa depan tidak sesuai harapan。Selain itu, banyak nilai dirinya musim lalu dibangun di atas tembakan tiga angka yang panas。Jika *three-point percentage*nya menurun, apakah ia masih bisa terus menjadi pemain rotasi yang efisien, masih perlu diamati.
Media AS: Layak Dipertaruhkan Hornets
Meskipun demikian, *Hornets on SI* tetap berpendapat, mengingat usia 23 tahun dan bakat yang ditunjukkan, pemain *forward* dengan potensi pertumbuhan tinggi seperti Watson jarang tersedia di pasar, sehingga layak bagi Hornets untuk mengambil risiko.
Jika transaksi berjalan lancar, dan tim berhasil merekrut *point guard* veteran Dennis Schröder, maka di musim mendatang, Hornets diperkirakan akan menurunkan:
* *Point guard*: Coby White, Dennis Schröder, Christian Anderson
* *Shooting guard*: Brandon Miller, Grayson Allen, Sion James
* *Small forward*: Kon Knueppel, Peyton Watson, Royce O'Neale
* *Power forward*: Naz Reid, Grant Williams, Pat Connaughton
* *Center*: Moussa Diabate, Ryan Kalkbrenner, Hannes Steinbach
Media AS percaya bahwa susunan pemain ini memiliki daya tembak jarak jauh, kemampuan atletik, dan fleksibilitas taktis。Asalkan tim pelatih memanfaatkannya dengan baik, mereka diharapkan dapat menunjukkan penampilan yang menyegarkan di musim 2026-27.
Dengan pengumuman LeBron James bergabung dengan Philadelphia 76ers, transaksi besar di pasar *free agent* NBA musim panas ini untuk sementara berakhir。Namun, masih ada beberapa *restricted free agent* yang menjanjikan yang belum menemukan tim baru。Di antara mereka, *forward* Denver Nuggets berusia 23 tahun, Peyton Watson, dianggap sebagai kandidat menarik bagi tim-tim yang mencari "pemain murah berbakat".
Analisis dari *Hornets on SI* menunjukkan bahwa Charlotte Hornets harus secara aktif mengejar Watson, bahkan mempertimbangkan *sign-and-trade* untuk menyelesaikan transaksi, demi memperkuat kekuatan *wing* tim.
Media AS Sarankan Hornets Bertindak, Nuggets Juga Berpeluang Untung Dua Kali
Jurnalis NBA Sam Vecenie baru-baru ini menyarankan dalam acaranya *Game Theory Podcast* bahwa Hornets dapat mengajukan proposal *sign-and-trade* kepada Nuggets.
Ia menyarankan Hornets untuk mengirim Liam McNeeley, Tre Mann, serta *hak draft* putaran pertama dan beberapa *hak draft* putaran kedua di masa depan, sebagai ganti Watson.
Bagi Nuggets, langkah ini tidak hanya akan menambah pemain muda dan aset *draft*, tetapi juga membantu menghindari batas *second apron* pajak barang mewah NBA, mempertahankan fleksibilitas *salary cap* yang lebih besar, dan lebih mudah menyamai tawaran Spencer Jones.
Adapun Hornets, mereka dapat memanfaatkan status Watson sebagai *restricted free agent* untuk mengamankan *forward* muda dengan potensi pertumbuhan tinggi dengan harga kontrak yang relatif wajar.
Watson (23) Raih Terobosan Karier
Musim lalu, Watson menunjukkan performa terbaik dalam kariernya, dengan rata-rata 14,6 poin, 4,9 *rebound*, dan 2,1 *assist*, dengan *shooting percentage* 49%, *three-point percentage* 41%, dan *free-throw percentage* 73%.
Laporan tersebut menyatakan bahwa jika *shooting* jarak jauhnya dapat terus mempertahankan standar tinggi, ia berpotensi tumbuh menjadi pemain *forward* serba bisa yang unggul dalam ofensif dan defensif.
Di sisi pertahanan, Watson yang memiliki tinggi 6 kaki 8 inci dan *wingspan* yang luar biasa, meskipun bukan pemain bertahan *lockdown* yang khusus menjaga *guard*, memiliki mobilitas yang sangat baik, pandai dalam *help defense*, *steal*, dan *block*。Ia adalah pemain bertahan yang sangat disruptif.
Selain itu, dari akhir tahun lalu hingga cedera pada Februari tahun ini, Nuggets juga mulai meningkatkan porsi serangan Watson dengan bola, membiarkannya mencoba menciptakan peluang mencetak angka sendiri。Meskipun ia belum menjadi pemain *isolasi* yang matang, dengan *footwork* yang lincah dan kemampuan *driving* yang baik, ia telah menunjukkan bakat ofensif yang menjanjikan.
Perlu dicatat bahwa sebagian besar tembakan Watson musim lalu terkonsentrasi dalam jarak 14 kaki dari ring, dan inilah area mencetak angka yang relatif kurang dimiliki oleh susunan pemain Hornets saat ini.
Hornets Punya Ruang *Salary Cap* untuk Beroperasi
Analisis menunjukkan bahwa jika Watson mencari kontrak baru sekitar 20 hingga 25 juta dolar AS per tahun, Hornets masih dapat menggunakan *trade exception* yang dihasilkan dari perdagangan LaMelo Ball sebelumnya untuk menyerap kontrak tersebut, bahkan mempertahankan sebagian *salary cap* untuk merekrut *point guard* veteran sebelum akhir *offseason*.
Namun, investasi ini masih memiliki risiko.
Watson baru benar-benar menunjukkan performa terbaik dalam kariernya selama satu musim, dan sampelnya masih belum banyak。Tidak menutup kemungkinan performa di masa depan tidak sesuai harapan。Selain itu, banyak nilai dirinya musim lalu dibangun di atas tembakan tiga angka yang panas。Jika *three-point percentage*nya menurun, apakah ia masih bisa terus menjadi pemain rotasi yang efisien, masih perlu diamati.
Media AS: Layak Dipertaruhkan Hornets
Meskipun demikian, *Hornets on SI* tetap berpendapat, mengingat usia 23 tahun dan bakat yang ditunjukkan, pemain *forward* dengan potensi pertumbuhan tinggi seperti Watson jarang tersedia di pasar, sehingga layak bagi Hornets untuk mengambil risiko.
Jika transaksi berjalan lancar, dan tim berhasil merekrut *point guard* veteran Dennis Schröder, maka di musim mendatang, Hornets diperkirakan akan menurunkan:
* *Point guard*: Coby White, Dennis Schröder, Christian Anderson
* *Shooting guard*: Brandon Miller, Grayson Allen, Sion James
* *Small forward*: Kon Knueppel, Peyton Watson, Royce O'Neale
* *Power forward*: Naz Reid, Grant Williams, Pat Connaughton
* *Center*: Moussa Diabate, Ryan Kalkbrenner, Hannes Steinbach
Media AS percaya bahwa susunan pemain ini memiliki daya tembak jarak jauh, kemampuan atletik, dan fleksibilitas taktis。Asalkan tim pelatih memanfaatkannya dengan baik, mereka diharapkan dapat menunjukkan penampilan yang menyegarkan di musim 2026-27.